Perlu pelatihan untuk anda dan perusahaan anda?

Pelatihan dan Kompetensi dan Sertifikasi Manajemen Proyek (MPM) dari AAPM

Proyek pembangunan perusahaan meliputi beberapa aspek infrastruktur dan non-infrastruktur. Proyek pembangunan ini bertujuan untuk mengembangkan laju perusahaan ke arah yang lebih baik. Diperlukan perencanaan yang matang bagi perusahaan sebelum melaksanakan sebuah proyek pembangunan. Karena apabila tidak terencana, proyek yang akan dilaksanakan dapat memakan biaya yang besar, proyek asal-asalan sehingga usia pembangunan tidak bertahan lama, dan atau waktu penyelesaian proyek tidak sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Oleh karena itulah dibutuhkan sebuah Manajemen Proyek yang bersertifikasi dan berkompetensi di bidangnya. Manajemen Proyek bertugas membuat perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan pengawasan atas proyek yang dikerjakan sehingga proses pembangunan proyek dapat selesai sesuai waktu pengerjaannya dan dapat menghemat anggaran biaya yang dipergunakan.

Beberapa teknik dalam penjadwalan dan pengalokasian biaya dan sumberdaya sangat dibutuhkan untuk mencapai keberhasilan proyek. Merencanakan,melaksanakan dan mengendalikan suatu proyek merupakan kegiatan yang relatif kompleks dan sulit dilakukan karena dituntut untuk memperhatikan berbagai aspek seperti waktu, biaya, sumberdaya perkembangan pencapaian tujuan dan masih banyak lagi.

Sebagai anggota tim manajemen proyek (project management team), keberhasilan tim dan proyek sangat tergantung kepada kemampuan dan kompetensi tim dalam memberikan dukungan pada pelaksanaan proyek, dan hal ini akan menyumbang nilai terhadap organisasi melalui penerapan metodologi dan best practice dari manajemen proyek.

Standar kompetensi yang berkaitan dengan penguasaan dan penerapan manajemen proyek sebagai suatu tata laksana standard (standardized business process) pelaksanaan proyek, sangat memberikan warna terhadap hasil dan dukungannya pada kegiatan implementasi proyek, dan organisasi secara keseluruhan; hal ini sangat terkait dengan tingkat kualitas dari deliverables yang dari tim manajemen proyek.

Perlunya kompetensi standar yang berkaitan dengan manajemen proyek adalah karena semakin kompleksnya tuntutan akan kualitas hasil pelaksanaan proyek, dimana hal ini sebagai akibat adanya kebutuhan organisasi dan dinamika industri dan organisasi yang sangat akseleratif. Kondisi ini mengharuskan pelaksana manajemen proyek (project leader, team member) selain memiliki pengetahuan teknis atas produk akhir (final deliverables) namun juga harus memiliki wawasan manajemen proyek yang memadai.

Penerapan standard manajemen proyek pada suatu pelaksanan proyek dari suatu industri ataupun organisasi, menuntut dimilikinya penguasaan kompetensi standard project management competency yang sangat diperlukan guna pengelolaan dan optimasi penerapan dan penggunaan sumber daya proyek dan kegiatan proyek yang berhasil guna (effective), efisien, serta memenuhi standar kepatuhan (compliance) yang berlaku baik yang bersifat lokal maupun internasional, khususnya yang terkait dengan aspek kualitas hasil proyek (deliverables).

Dengan demikian peranan project management sangat penting, khususnya yang berkaitan dengan pencapaian tata kelola proyek yang baik (project governance). Untuk mencapai hal ini kompetensi standar yang disyaratkan adalah penguasaan manajemen proyek yang memadai, dan dapat dicapai melalui pelatihan (training) yang berjenjang dan sistematik, yang juga menggunakan standar sertifikasi internasional.

Defisiensi kualiatas deliverables dalam ruang lingkup manajemen proyek (project management scope) yang mendukung kegiatan suatu organisasi dapat berakar pada kompetensi staf yang kurang memadai dalam manajemen proyek dan tata kelola proyek, dan hal ini berdampak pada kinerja organasi proyek, defisiensi ini dapat ditujukkan oleh adanya keterlambatan tercapainya deliverables, overbudget, dan kualitas deliverables yang tidak sesuai dengan spesifikasi dan standar kualitas yang telah ditentukan (poor scope verification).

Setiap organisasi atau perusahaan dalam menghadapi kondisi dinamis dari lingkugan bisnis dan melaksanakan proyek-proyek sangat membutuhkan dukungan tim manajemen proyek yang memiliki kompetensi yang memadai, dimana hal ini dapat dicapai melalui mekanisme pelatihan yang berjenjang, berkesinambungan, dan sistematik.

Pelatihan ini selain memberikan eskalasi kompetensi metodologis dan manajemen, juga memberikan bekal bagi peserta guna tercapainya pengakuan (recognition) profesional di bidang manajemen proyek (project management), melalui sertifikasi profesional (professional certification) yang diselenggarakan oleh lembaga sertifikasi profesi internasional : The American Academy of Project Management, yang berpusat di Colorado Spring-Amerika Serikat; dan informasi mengenai lembaga profesi dan sertifikasi ini dapat di lihat di:

www.certifiedprojectmanager.us/board/html. Sertifikat profesi manajemen proyek yang diberikan diakreditasi dan diakui oleh lembaga-lembaga akreditasi Internasional seperti: IBS, ANSI, NOCA, ISBE, ICE.

Tujuan Pelatihan dan Kompetensi dan Sertifikasi Manajemen Proyek (MPM)

Training ini akan mempelajari tentang bagaimana mengelola sebuah proyek dalam hal perencanaaan (planning), pelaksanaan(excecuting) dan pengendalian (controlling). Metodologi dan best practice PMBOK (Project Management Book of Knowledge) akan disampaikan kepada para peserta guna mempermudah dalam penjadwalan dan pengendalian proyek terutama untuk proyek yang cukup kompleks.

Materi Manajemen proyek ini bertujuan untuk mendiskusikan dan memberikan pemahaman dan ketrampilan dalam proses perencanan proyek, alokasi sumberdaya dan penjadwalan, penentuan biaya proyek, serta evaluasi proyek.

Pelaksanaan pelatihan kompetensi manajemen proyek bagi profesioanl akan memberikan nilai tambah dan peningkatan kompetensi pada peserta pelatihan, khususnya mereka yang sering terlibat di dalam pelaksanaan proyek ataupun yang terkait dengan manajemen proyek, ataupun jabatan dan profesi lain lain yang terkait dengan kegiatan proyek. Pelatihan manajemen proyek yang sistematik bertujuan:

Mengenalkan kepada peserta mengenai teori dan praktek manajemen proyek dan tata kelola proyek yang baik sesuai dengan standard American Academy of Project Management (AAPM)

  • Meningkatkan kemampuan peserta dalam menerapkan konsep manajemen proyek secara maksimum pada pelaksanaan berbagai kegiatan proyek
  • Memperkenalkan prinsip-prinsip dan peranan manajemen proyek saat ini sehingga peserta memiliki wawasan yang utuh mengenai project governance(Tata Kelola Proyek)
  • Memperkenalkan pada peserta mengenai PMBOK Building Blocks (Project Management Model) dalam project governance, dan hal-hal fundamental yang berkaitan dengan tahapan-tahapan di dalam proses manajemen proyek seperti: knowledge areas, process groups, tools and techniques dan metodologi yang direkomendasikan dalam melaksanakan tata kelola proyek yang standard
  • Memperkenalkan kepada peserta pelatihan Best Practices yang berkaitan dengan strategi dan Project Management Control yang dapat digunakan dalam tata kelola proyek yang standard
  • Manfaat dari proses pelatihan ini diharapkan akan berdampak pada munculnya wawasan manajemen proyek yang luas pada para peserta, juga tentang arti penting tata kelola proyek dan manajemen proyek dalam membantu perusahaan mencapai tujuannya, serta menguasai tips and tricks serta meningkatkan efisiensi dan efektifitas pelaksanaan kegiatan manajemen proyek secara spesifik. Pelatihan ini akan memberikan implikasi positif terhadap berbagai aspek pengendalian (control) dalam manajemen proyek dan tata kelola proyek
  • Pelatihan ini akan memberikan kepada peserta arti pentingnya tata kelola proyek dan manajemen proyek dalam mencapai tujuan organisasi, dan dipastikannya rancangan kontrol (control design) yang diterapkan, dan dapat menjamin terjadinya (appearance) defisiensi dan iregularitas di dalam pelaksanaan proyek
  • Pelatihan ini juga akan menekankan pada pentingnya suatu control objectives di dalam pelaksanaan proyek bagi suatu organisasi yang memilki kegiatan pelaksanaan proyek yang kompleks
  • Meingkatkan nilai tambah pada tata kelola proyek dan tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance)
  • Memberikan tingkat kompetensi dan wawasan pada bidang audit pelaksanaan proyek kepada peserta pelatihan
  • Mempersiapkan mahasiswa dan profesional dalam rangka mencapai standar kompetensi tenaga ahli manajemen proyek yang bertaraf internasional, baik dalam lingkup teknis metodologis maupun manajemen
  • Mempersiapkam peserta pelatihan dalam rangka mencapai sertifikasi internasional Master Project Manager (MPM) yang diakui di seluruh dunia
  • Meningkatkan pemahaman (literacy) dalam bidang manajemen proyek beserta metodologinya kepada mahasiswa dan profesional, sehingga dapat meningkatkan kinerja operasional organisasi

Selain dari pada tujuan-tujuan di atas, dengan berhasilnya suatu pelaksanaan pelatihan kompentensi yang terencana dalam suatu penjenjangan (roadmap) yang berkelanjutan, akan berdampak kondusif terhadap tercapainya tujuan organisasi dimana para mahasiswa dan profesional bekerja, hal ini ditunjukkan dengan dihasilkannya deliverables proyek yang sesuai dengan ekspektasi stakeholders dan penggunaan anggaran proyek yang efisien.

Peningkatan wawasan dan kompetensi manajemen proyek pada mahasiswa dan profesional, akan sangat konstruktif bagi tercapainya kondisi tata kelola proyek yang baik. Sedemikian rupa dapat mengurangi (mitigation) atas resiko (risk) kegagalan dan inefisiensi didalam pelaksanaan proyek, yang terjadi utamanya akibat dari terjadinya perubahan-perubahan (changes) akibat dari kondisi dinamis baik internal maupun eksternal organisasi.

Model Pelatihan dan Kompetensi dan Sertifikasi Manajemen Proyek (MPM)

Model pelatihan manajemen proyek yang diusulkan adalah pelatihan yang bersifat praktikal dalam melaksanakan kegiatan operasional dan manajemen proyek.

Pelatihan ini dirancang sedemikian rupa utuk mendukung para mahasiswa dan profesional dalam mendapatkan wawasan yang utuh mengenai manajemen proyek .

Pelatihan akan membahas secara terinci topik-topik berkaitan dengan dasar-dasar manajemen dan tata kelola proyek yang baik (good project management governance), yang didasarkan pada PMBOK seperti: Project Scope Management, Project Cost Management, Project Time Management, Project Quality Management,Project Integration Management, Project Communication Managemen, Project Risk Management, Project Human Resource Management, Project Risk Management, dan Project Procurement Management.

Pada pelatihan ini akan menekankan pada diskusi dan latihan-latihan yang berhubungan dengan mekanisme: Initiating, Planning, Executing, Control and Monitoring, and Project Completion, dan peserta akan dilibatkan dalam diskusi yang terkait dengan manajemen pengadaan yang efektif.

Peserta diharapkan akan memilki kemampuan dalam mengidentifikasi dan menerapkan mekanisme dan kebijakan kontrol (control policy) dan standard yang terkait dengan implementasi proyek.

Pelaksanaan Pelatihan dan Kompetensi dan Sertifikasi Manajemen Proyek (MPM)

Pelaksanaan pelatihan kompetensi manajemen proyek yang dapat dilakukan dengan cara Inhouse training atau di perguruan tinggi dengan jadwal waktu yang tersedia dan yang telah disepakati.

Penentuan peserta yang akan mengikuti pelatihan yang dapat disesuaikan dengan beberapa hal sebagai berikut:

  •  Kebutuhan akan kompetensi manajemen proyek dan tata kelola proyek guna menunjang kegiatan operasional pelaksanaan proyek perusahaan maupun pada klien perusahaan dimana profesional bekerja, baik kompetensi yang bersifat metodologis prosedural maupun manajemen
  • Peningkatan kompetensi dan keterampilan manajemen proyek sesuai dengan program peningkatan kualitas sumberdaya khususnya bagi profesional yang berkaitan dengan bidang tata kelola proyek dan manajemen proyek
  •  Persiapan dalam rangka mengikuti sertifikasi internasional sesuai dengan tingkat kompetensi manajemen proyek yang dimiliki oleh seorang profesional

Setelah mengikuti pelatihan manajemen proyek yang dilanjutkan dengan sertifikasi, seorang peserta dapat diberikan sertifikat MPM sebagai bukti kompetensi dan profesionalisme di dalam bidang manajemen proyek dengan kualifikasi standar internasional; dimana sertifikasi yang dimiliki berlaku di manca negara.

Biaya Pelaksanaan Pelatihan dan Kompetensi dan Sertifikasi Manajemen Proyek (MPM)

Biaya pelaksanaan pelatihan manajemen proyek sesuai yang disepakati antara pihak Manajemen lembaga dimana profesional berada, dengan pihak fasilitator training, dengan demikian akan menjaga kesinambugan yang efektif dari proses perencanaan dan pelaksanan pelatihan kompetensi yang bermanfaat bagi profesional secara menyeluruh (comprehensive).

Besarnya biaya pelaksanaan pelatihan manajemen proyek dapat ditentukan kemudian sebagai hasil pembicaraan antara perusahaan dan fasilitator atau sebagaimana yang kami sampaikan di bawah ini:

Durasi: 3 hari
Waktu: 9.00 – 16.00
Tanggal: ditentukan bersama
Biaya  Pelatihan: ditentukan bersama
Biaya Sertifikasi: Rp. 4.100.000

Fasilitator dan Profil Lembaga

Fauzi HasanDr. Ir. Fauzi Hasan MM, MBA, MPM, PMP, Prince-2
AAPM ® Global & Presidential Board & Advisory Council

Having vast experience in the project management for more than 25 years with focus on technology implementation, Dr. Fauzi Hasan has shown his full dedication and unremitting interest in the project management field as shown by his extensive involvement in many various major practical projects execution in diversified industries.
The industrial exposures and coverage resides within the mid level-intensive-technology based enterprises till high level-intensive-technology based industries with extensive project management spectrum of requirements. The industries at where Dr. Fauzi Hasan has got practical hands on and delivered direct contributions to the completion and success of the projects, and encompasses areas of industries such as: banking, Information Technology and Telecommunications, manufacturing, Oil and Gas industries; and other service industries.
With his multi-facet business process intact, has assisted Dr. Fauzi Hasan in running typical resource stringent projects with focus on the inherent triple constraints: time, cost, and scope to achieve targeted deliverables by accomplishing earned value management methodology implementation. During the project implementation also heavily focus on communications aspect, since he is deeply conscious that the success of any project shall be indebted to an appropriate project communication management.
Dr..Fauzi Hasan is a dedicated professional in the project management field; he is affluent with practical experiences and effective frameworks which is reflected in his conceptual and practical methodology in delivering project management training at training centers and colleges. He has been appointed as senior project management for Ec-Council International in Indonesia and the region, while in parallel he is the senior lecturer for project management at the post graduate program at the university Indonesia in Jakarta. He spent his time for some major projects with STC (Saudi Telecommunication Company) in Riyadh, Orascom in Egypt, and some others in Asia Pacific including major state owned companies and private banks in Indonesia (Pertamina, Danamon Bank, etc.,)
In pursuing his career Dr.Fauzi Hasan has also delivered services in consultancy as related to project management, IT security and IT governance, business process modeling, IT audit, supply chain management, and disaster recovery management. Dr. Fauzi Hasan holds more than fiftteen international professional certifications in information technology, project management, and supply chain management such as: CISA, CISM, CISSP, PMP, CGEIT, Prince2, CDCP, CDCE, ITIL, CSQE, and others.

You might also likeclose