Perlu pelatihan untuk anda dan perusahaan anda?

Training Penilaian Efisiensi Kinerja Cabang

Pada saat ini semakin diperlukan ukuran kinerja cabang yang lain yaitu dari sisi efisiensi. Pada umumnya bank mengukur efisiensi cabangnya dengan menghitung rasio keuangan di samping memonitor dengan pencapaian target-target yang telah ditetapkan dalam RKAT. dalam hal ini ukuran pencapaian RKAT adalah ukuran efektifitas cabang masing-masing. Pada saat ini semakin diperlukan ukuran kinerja cabang yang lain yaitu dari sisi efisiensi.
Salah satu model baru untuk mengukur efisiensi adalah Data Envelopment Analysis (DEA). DEA akan melengkapi manajemen dalam menilai kinerja cabang selain dari sisi keuangan dan efektifitas usahanya yaitu dari sisi efisiensinya. DEA model bermaksud mengukur tingkat efisiensi relatif dari unit-unit yang sejenis. Dalam analisis DEA yang penting adalah menentukan input dan outputnya. Pada analisis ini, digunakan multi-input dan multi-output. Input adalah semua sumber daya yang digunakan untuk menghasilkan output. Dalam hal ini inputdapat berupa jumlah tenaga kerja, jumlah aktiva tetap, jumlah cabang pembantu, jumlah kantor kas, jumlah ATM, jumlah biaya operasional. Jumlah output misalnya jumlah kredit yang disalurkan, jumlah dana yang dihimpun, laba.
Dengan memasukkan semua input dan output yang telah dipilih maka akan diketahui skor DEA masing-masing cabang. Cabang yang mempunyai skor di bawah 100 berarti tidak efisien. DEA juga akan memberikan informasi faktor-faktor penyebab tidak efisien dan memberikan rekomendasi perbaikan untuk masing-masing cabang agar dapat dicapai kondisi efisien (dicapai skor 100)

MATERI
• Faktor penilaian kinerja bank
• Model-model analisis pengukuran kinerja perbankan
• Over view metode DEA,
• Pengenalan linear programming dan model DEA,
• Menentukan input dan outpout dalam DEA
• Aplikasi metode DEA dalam perbankan
• Penggunaan software DEA dalam perbankan

INSTRUKTUR
DR. Herry Achmad Buchory, SE.,MM

METODE
Kegiatan pelatihan dirancang agar peserta dapat memahami secara komprehensif materi yang disampaikan, sehingga dapat dimplementasikan secara aplikatif dalam dunia kerja. Adapun metode yang digunakan adalah:
1. Presentation
2. Discuss
3. Case Study
4. Evaluation

PESERTA
Pelatihan ini sangat tepat untuk diikuti oleh Pejabat bank yang secara langsung atau tidak langsung terlibat dalam penilaian kinerja cabang

WAKTU & TEMPAT
8 – 10 Apr 2015
15 – 17 Apr 2015
21 – 23 Apr 2015
28 – 30 Apr 2015

6 – 8 Mei 2015
11 – 13 Mei 2015
19 – 21 Mei 2015
27 – 29 Mei 2015

3 – 5 Jun 2015
10 – 12 Jun 2015
17 – 19 Jun 2015
24 – 26 Jun 2015

1 – 3 Jul 2015
8 – 10 Jul 2015
22 – 24 Jul 2015
29 – 31 Jul 2015

4 – 6 Agus 2015
11 – 13 Agus 2015
18 – 20 Agus 2015
25 – 27 Agus 2015

1 – 3 Sep 2015
8 – 10 Sep 2015
16 – 18 Sep 2015
21 – 23 Sep 2015
28 – 30 Sep 2015
29 Sept – 1 Okt 2015

6 – 8 Okt 2015
20 – 22 Okt 2015
27 – 29 Okt 2015

3 – 5 Nov 2015
10 – 12 Nov 2015
17 – 19 Nov 2015
24 – 26 Nov 2015

1 – 3 Des 2015
8 – 10 Des 2015
15 – 17 Des 2015
21 – 23 Des 2015
29 – 31 Des 2015

Hotel Merapi Merbabu Yogyakarta
Pukul 08.30 – 16.00 WIB

Request for Training Venue: Semarang, Solo, Bandung, Jakarta, Balikpapan, Surabaya, Jogja, Lombok, Malang, Makassar and Batam
In House Training Depend on request

INVESTASI
Course Fee : Rp. 6.500.000,-/participant (non residential)
Special Price : Rp. 5.500.000,-/participant (non residensial) Min. 3 Peserta dari Perusahaan yang sama

FASILITAS
1. Training Hand Out
2. Digital Material
3. Certificate
4. Exclusive Souvenir
5. Qualified Bag
6. Training Photo
7. Training room with full AC facilities and multimedia
8. Once lunch and twice coffee break every day of training
9. Qualified Instructor
10. Transportation from airport / railway to hotel and from hotel to the training venue (2 Person from one company)

None found.
You might also likeclose